Archive for October, 2005

~ Proses Menata Hati ~

Saturday, October 29th, 2005

Masuk minggu keempat sejak itu. Dan aku rasa aku udah bisa mulai berdiri tegak. Walaupun terkadang jatuh, tapi toh aku udah mulai bisa bangkit lagi sendiri. Sudah kukembalikan sekantong barang miliknya, dengan harapan supaya aku bisa lupa. Sedikit membantu kok, walaupun kata seorang teman tindakan itu ga bakal merubah apa-apa, dan justru bisa memperburuk hubungan kita dengan mantan. Hmmm…. should we return our ex’s things?

Tgl 1 nanti mau MUDIK ke Jakarta. Blakangan ini I’m really sick of Bandung. Padahal dulu sih paling males pulang, pengennya di Banduuuunnggg mulu! Maybe it’s also caused by the ex factor. Skarang pengeeeennn banget cepet-cepet tanggal 1 biar bisa sdikit menghirup udara segar dan bebas dari neraka kePARNOanku yang ga jelas ini! Terus pengeeeennn bisa cepet-cepet tgl 6, biar bisa kumpul2 lagi ama anak2 Bahz 2000 Sanoer yang udah dikangenin bwangedddd!!! Tukar cerita dan ketawa-ketiwi ga jelas. Ngalor-ngidul ampe jam brapapun dijabanin deh!!! BD, Inez, Getty, Gella, Lola, Lintang, Laut, Yanzung, smuanyaaaaaaaa, I CAN’T WAIT TO SEE YOU ALL!!

Tadi berkunjung ke temen akrabnya mantan. Kompleks perumahannya bagus banget, jalannya lega dan belum terlalu crowded. Ga tau apakah terdorong dari rasa ingin PERGI dari rumah sejuta MEMORIES itu, tapi aku mutusin buat langsung sms nyokap dan minta izin buat langsung beli rumah disana! Ujung ke ujung buat ke rumah mantan. I’m getting away as far as I can, I guess? Is that normal? Am I just exhagerating? Tapi paling ngga ada rasa lega tuh.. Walaupun ga tau bakal bertahan ga ya? Hope so…

Hari-hari dari proses penataan hatiku… Kapan selesainya ya?

Ga bisa membenci..

Tuesday, October 25th, 2005

Knapa ya gw ga bisa membenci seseorang yang udah jelas-jelas nyakitin hati gw?
Yang udah jelas-jelas lamaaaaaa bgt ngebohongin gw, yang ngasih janji-janji palsu, yang udah ngebanting harapan gw dengan keras ke tanah.
It will bo so much easier to forget him if I could just HATE him!
Why can’t I?

Gw malah sadar kalau gw ternyata masih sayang. Dan mungkin akan selalu sayang.
Kata temen gw, hanya WAKTU yang bisa nyembuhin…

I just need more TIME, then I’ll be FINE.

Kelinci dan Peri

Monday, October 24th, 2005

Anak
perempuan ini,
adalah
kelinci putih, berlari-lari kecil dengan kaki rapuhnya
ingin
tahu dunia, mau coba semua
Ia
melompat, tersenyum, tegak telinganya waspada
Di
tengah jalannya, ia lihat sebuah pintu,
cemerlang
keemasannya, menawarkan surga
Kelinci
putih mengetuk pintu, masuk di celah

 
Anak
perempuan ini,
adalah
peri kecil, terbang dengan sayap tembus pandangnya
berkelana
mencoba peruntungannya
Ia
bercanda, menembus mega, bermain cahaya
Di
tengah terbangnya, ia lihat sebuah jendela
Sinar
terang di baliknya, memanggil minta disapa
Peri
kecil mendekat, perlahan masuk di sela-sela 


Kelinci
putih menyelinap, mengendap-ngendap…

Adasiapa disana?
Sepasang
tangan mengangkatnya, mengelusnya, membelainya
Siapakah
dia?
Kelinci
putih tak perduli…

 
Peri
kecil menyeruak, melayang pelan…
Sssshhhh,
ada siapa disana?
Seraut
muka menatapnya, membisikinya, mengistirahatkan sayapnya
Siapakah
dia?
Peri
kecil terlena…

 
Kelinci
putih melompat, menari tertawa
Sang
manusia sebagai tuannya,
Kelinci
tertatih-tatih ikuti langkahnya
Tapi
tak apa,
Kelinci
bahagia…
Sayang…


Peri
kecil bercanda, tersenyum tawarkan tangannya
Sang
manusia pegang jari mungilnya,
Peri
terputar-putar ikuti arusnya
Tapi
tak apa,
Peri
mencinta…
Sayang…

 
Manusia
tergelak,
Kelinci
di kakinya, peri di tangannya
Dan
anak perempuan lain di belakangnya
Ia
di SURGA…

 
Manusia
terbuai,
nyaman
termanja topangan tiga dayangnya
Manusia
mesra, menimang penuh janji
Kelinci
lugu, ia tertipu
Peri
dungu, ia tersipu

 
Oh
kelinci
malang…

Oh
peri terbuang…

 

PS:
In order to remember our foolishness, dear! Now we can laugh about it, but
remember those times where we just fall into his words. Just like magic, huh? Unfortunately,
it was black magic I suppose? And he’s the evil wizard. Or should I say, lizard????
HAHAHAHAHA!!

Jauh Mimpiku (peterpan)

Saturday, October 22nd, 2005

Pernah kusimpan jauh rasa ini
Berdua jalani cerita
Kau ciptakan mimpiku
Jujur ku hanya sesalkan diriku

Kau tinggalkan mimpiku
Namun ku hanya sesalkan diriku

Ku harus lepaskanmu
Melupakan senyummu

Semua tentangmu tentangku hanya harap
Jauh ku jauh mimpiku dengan inginku

PS: for YOU, I never thought that u’re capable of doing all of this. How could you deceive me for so long? How could you let me dream? I used to smile everytime I hear this song. Now… It’s just one of my BAD MEMORIES..

Cia You!!!!

Friday, October 21st, 2005

Argh, dua minggu blakangan ini udah ngasih warna banget ke kehidupan gw.
Dari sedih, bahagia, frustrasi, kecewa, pokonya smuanya deh!!!
Di dua minggu ini kayanya air mata yang gw kluarin bisa disamain deh banyaknya dengan yang gw kluarin sepanjang idup gw selama 22 taon. Haiyah haiyah!
But I realize that this is the best! Tuhan pasti ngasih jalan yang terbaik kok buat smua anak2Nya..
Mo ngucapin makasih buat smua temen yg udah support waktu gw down banget!
I’m SOOOOO grateful for having all of u guys!!!!
Thanks for joining my rollercoaster ride!

Buat dia yang udah nyebabin ini smua, I’ll never regret it. Gw cuma KECEWA.
Buat peri kecil disana, we’ll be best friends! Aneh banget ya gimana cara Tuhan bisa bikin kita ketemu??? We’ll strengthen each other, ok?
Buat seseorang lagi, I’m sorry… Gw ga pernah bermaksud nyakitin loe.

OK, READY FOR A NEW BEGINNINGGGG!!!!
CIA YOUUUUUU!!!!!!!